Kuasa Hukum Terdakwa Dugaan Penggelapan Rp1,2 Miliar Soroti Sejumlah Kejanggalan Berkas Perkara di PN Demak

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Sorotan Indonesia.

DEMAK – Kuasa hukum terdakwa Muhammad Abdilah Murtadlo menyoroti sejumlah hal yang dinilai janggal dalam berkas perkara dugaan penggelapan dana sebesar Rp1,2 miliar milik Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Nur Insani. Hal itu disampaikan usai resmi mendaftarkan surat kuasa untuk mendampingi terdakwa pada Selasa (21/7/2026), menjelang sidang perdana di Pengadilan Negeri Demak, Rabu (22/7/2026).

Kuasa hukum dari Kantor Hukum John L. Situmorang & Partners (JLS & Partners) menyatakan, setelah mempelajari berkas perkara, pihaknya mempertanyakan alasan penyidik hanya menetapkan Muhammad Abdilah Murtadlo sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Menurut kuasa hukum, berdasarkan keterangan pelapor dalam berkas perkara, proses pengajuan pinjaman di KSPPS Nur Insani melibatkan sejumlah tahapan dan pihak, mulai dari Account Officer (AO), Marketing Manager, staf administrasi, Admin Head, Area Manager, hingga kantor pusat sebelum dana dicairkan kepada pemohon.

Pihak kuasa hukum menilai mekanisme tersebut menunjukkan adanya proses verifikasi dan persetujuan yang melibatkan lebih dari satu pihak. Karena itu, mereka mempertanyakan dasar penetapan kliennya sebagai satu-satunya tersangka.

Selain itu, kuasa hukum juga mengaku menemukan dua dokumen yang dipersoalkan dalam berkas perkara. Dokumen pertama berupa surat pernyataan yang menyebut kliennya menolak pendampingan penasihat hukum yang ditunjuk penyidik. Dokumen kedua berupa berita acara yang disebut memuat pengakuan bersalah dari tersangka.

Menurut kuasa hukum, kliennya membantah pernah mengakui perbuatannya sebagaimana tertuang dalam dokumen tersebut. Atas dasar itu, pihaknya berencana menyampaikan keberatan dan menguji seluruh alat bukti serta dokumen yang diajukan dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Demak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Tengah maupun Jaksa Penuntut Umum terkait pernyataan kuasa hukum tersebut. Persidangan perkara ini masih berlangsung di Pengadilan Negeri Demak.

Baca Juga:  Sidang PN Demak Saksi Penyidik Polda Jateng " Materi Kami Serahkan Pada Majelis Hakim"

Penulis : Chriz

Editor : Yosep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Melawan dengan Pedang dan Busur Panah, Terduga Pelaku Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo Dilumpuhkan Polisi
Kabar Duka, Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Berpulang, Dunia Hukum Kehilangan Sosok Vokal
John L. Situmorang, S.H., M.H. Heran atas Penetapan Tersangka Kliennya, Desak Kapolda Jateng Evaluasi Kinerja Ditres PPA dan PPO
Siti Keluhkan Surat Pengalaman Kerja, PT Glory Bantah Menahan, Dugaan Keterlibatan MAA Perlu Diklarifikasi
Diduga Ada Aktivitas Ilegal Menggunakan Alat Berat di Jahawei, Seberang Desa Dahian Tunggal
Perusakan dan pencopotan MMT yang dilakukan Penyewa ,berujung dgn membuat LP ke Polres Ungaran
PH Andreas Soegihartono Soroti Eksekusi Rumah, John L. Situmorang: Putusan Lama Justru Menolak Dalil Wanprestasi
Afresiasi Kerja Cepat Resmob Polrestabes Semarang , Brio Klien JLS & Partners Ditemukan, pelaku inisial F.A telah Ditangkap
Berita ini 58 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Melawan dengan Pedang dan Busur Panah, Terduga Pelaku Pembakaran Warung Mi Babi Sukoharjo Dilumpuhkan Polisi

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kabar Duka, Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Berpulang, Dunia Hukum Kehilangan Sosok Vokal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:23 WIB

John L. Situmorang, S.H., M.H. Heran atas Penetapan Tersangka Kliennya, Desak Kapolda Jateng Evaluasi Kinerja Ditres PPA dan PPO

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Siti Keluhkan Surat Pengalaman Kerja, PT Glory Bantah Menahan, Dugaan Keterlibatan MAA Perlu Diklarifikasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Perusakan dan pencopotan MMT yang dilakukan Penyewa ,berujung dgn membuat LP ke Polres Ungaran

Berita Terbaru