Diduga Ada Perbedaan Keterangan Saksi dalam Sidang Dugaan Pinjaman Fiktif KSSPS Nur Insani, Kuasa Hukum Terdakwa Soroti Fakta Persidangan di PN Demak

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Sorotan Indonesia.

Demak – Persidangan perkara dugaan pinjaman fiktif yang menyeret terdakwa Muhammad Addillah Murtadlo di Pengadilan Negeri (PN) Demak, Rabu (5/8/2026), berlangsung maraton sejak pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 17.00 WIB. Sidang yang menghadirkan sejumlah saksi tersebut mengungkap beberapa fakta yang menjadi perhatian para pihak, khususnya terkait perbedaan keterangan mengenai waktu pertama kali dugaan pinjaman fiktif diketahui.

Kuasa hukum terdakwa, John L. Situmorang, S.H., M.H., bersama Paulina Chrysanti Situmeang, S.H., M.H., menyoroti keterangan yang disampaikan saksi dari Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSSPS) Nur Insani. Menurut kuasa hukum, terdapat perbedaan keterangan antara saksi yang diperiksa dalam persidangan mengenai kronologi awal terungkapnya dugaan pinjaman fiktif.

Dalam persidangan, Bisnis Manager KSSPS Nur Insani, Bambang Sukamto, menerangkan bahwa dugaan pinjaman fiktif baru diketahui pada Desember 2024. Keterangan tersebut kemudian menjadi perhatian karena dinilai berbeda dengan kesaksian Nor Laila selaku Admin Leader.

Di hadapan majelis hakim, Nor Laila menjelaskan bahwa dirinya telah menyampaikan informasi mengenai dugaan pinjaman fiktif kepada Bisnis Manager Bambang Sukamto pada pertengahan Agustus 2024. Selain itu, ia juga mengaku telah melaporkan informasi tersebut kepada pihak pengawas KSSPS Nur Insani, yakni Risky dan Ardin.

Atas adanya perbedaan keterangan tersebut, kuasa hukum terdakwa menduga terdapat ketidaksesuaian antara kesaksian yang disampaikan dengan fakta yang menurut mereka terungkap di persidangan. Kuasa hukum juga menyampaikan bahwa selama pemeriksaan, majelis hakim beberapa kali mengingatkan saksi agar memberikan keterangan sesuai dengan apa yang benar-benar diketahui, dilihat, dan dialami sendiri, serta tidak berdasarkan asumsi.

Menurut kuasa hukum, perbedaan waktu kapan dugaan pinjaman fiktif pertama kali diketahui merupakan salah satu aspek penting yang akan dinilai dalam proses pembuktian di persidangan, karena berkaitan dengan rangkaian peristiwa yang sedang diperiksa oleh majelis hakim.

Baca Juga:  Diduga Ada Upaya Melindungi Terlapor, Polda Jateng Janji Gelar Perkara Khusus Tanpa Menunggu Lama

Hingga berita ini diterbitkan, pihak KSSPS Nur Insani belum memberikan tanggapan resmi atas perbedaan keterangan yang disampaikan dalam persidangan tersebut. Seluruh keterangan para saksi masih merupakan bagian dari proses pembuktian di Pengadilan Negeri Demak, sedangkan penilaian mengenai benar atau tidaknya keterangan saksi sepenuhnya menjadi kewenangan majelis hakim berdasarkan fakta hukum yang terungkap selama persidangan.

Penulis : Chriz

Editor : Yosep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kades Mlilir Bandungan Buka Suara Soal MMT Lembaga Aliansi Indonesia di Lahan Aset Desa: Tanpa Izin Kami!
Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka, Penanganan Kasus Agus Palon Picu Perdebatan Hukum
Diduga Kuasai Lahan Hutan Lindung, Aktivitas PT Tun Sewindu Dipertanyakan
Kuasa Hukum Terdakwa Dugaan Penggelapan Rp1,2 Miliar Soroti Sejumlah Kejanggalan Berkas Perkara di PN Demak
Ditreskrimum Polda Jateng Buktikan Komitmen Terbuka: Hasil Gelar Perkara Khusus Diumumkan Rinci, Laporan Penggelapan Naik Sidik
Perjuangkan Aset Keluarga, Warga Pekalongan Diduga Dikriminalisasi Menggunakan Laporan Polisi Bertubi-tubi
Kasus di Polda Jateng Disorot, Tersangka Persoalkan Dua Poin BAP yang Diduga Tak Pernah Ditanyakan
Polrestabes Medan Bongkar Modus Penyelewengan BBM: GPS Dipindah, Solar “Dikencingi”, Empat Pelaku Ditangkap
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Diduga Ada Perbedaan Keterangan Saksi dalam Sidang Dugaan Pinjaman Fiktif KSSPS Nur Insani, Kuasa Hukum Terdakwa Soroti Fakta Persidangan di PN Demak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Kades Mlilir Bandungan Buka Suara Soal MMT Lembaga Aliansi Indonesia di Lahan Aset Desa: Tanpa Izin Kami!

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:49 WIB

Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka, Penanganan Kasus Agus Palon Picu Perdebatan Hukum

Jumat, 31 Juli 2026 - 05:44 WIB

Diduga Kuasai Lahan Hutan Lindung, Aktivitas PT Tun Sewindu Dipertanyakan

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:16 WIB

Kuasa Hukum Terdakwa Dugaan Penggelapan Rp1,2 Miliar Soroti Sejumlah Kejanggalan Berkas Perkara di PN Demak

Berita Terbaru