beritasorotanindonesia. com
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan peningkatan kualitas fasilitas olahraga merupakan bagian dari upaya menjadikan Semarang sebagai kota yang sehat, nyaman, sekaligus destinasi sport tourism yang semakin diperhitungkan.
Guna kelancaran pembenahan secara menyeluruh, maka Pemkot Semarang akan menutup sementara GOR Tri Lomba Juang terutama pada lintasan lari (jogging track) selama dua bulan mulai Juli hingga Agustus 2026.
Pemerintah Kota Semarang terus berupaya menghadirkan fasilitas publik yang berkualitas, salah satunya dengan pembenahan menyeluruh Gelanggang Olahraga (GOR) Tri Lomba Juang (TLJ).
Penutupan sementara dilakukan untuk memastikan proses pekerjaan berjalan maksimal.
Perbaikan lintasan atletik membutuhkan material khusus berstandar internasional yang proses pemasangannya tidak dapat dilakukan secara terburu-buru.
Saat meninjau langsung kondisi stadion, Agustina menekankan pentingnya pengelolaan fasilitas publik yang bersih, terawat, dan berkelanjutan.
Sementara itu Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang Ferry Kuntoaji, menjelaskan bahwa proyek yang saat ini memasuki tahap pra-kualifikasi lelang. Selain lintasan lari, pekerjaan juga mencakup perbaikan lapangan tenis di kawasan stadion.
Penutupan dilakukan karena sejumlah titik lintasan mengalami kerusakan. Lapisan permukaan jogging track diketahui mengelupas sehingga dinilai perlu perbaikan total agar kembali aman dan nyaman digunakan masyarakat.
Masyarakat tidak perlu khawatir kehilangan ruang berolahraga
Ibu Agustina juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan serta kualitas fasilitas publik yang telah diperbaiki agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
“Kalau komunitas dan pegiat sport tourism bisa menghadirkan event secara rutin dan terjadwal, sekecil apa pun kegiatannya akan memberikan dampak ekonomi bagi kota. Orang datang, menginap, berbelanja, dan menikmati destinasi di Semarang. Di situlah olahraga menjadi penggerak ekonomi,” ungkap Ibu Agustina.
Selama jogging track GOR Tri Lomba Juang ditutup, warga masih dapat berolahraga di sejumlah lokasi alternatif berikut:
-Stadion Sidodadi, Jalan Taman Maluku No. 13, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur.
-Lapangan Atletik dan Sepak Bola Prof. Dirham Unnes, Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati
-Jogging Track Stadion Universitas Diponegoro (Undip), Jalan Prof. Soedarto, Kecamatan Tembalang.
-Jogging Track Stadion Jatidiri, Jalan Karangrejo Tengah, Kecamatan Gajahmungkur
-Danau BSB City, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Mijen.
Sementara itu, Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang, Ferry Kuntoaji menjelaskan, proyek renovasi Stadion TLJ saat ini memasuki tahap pra-kualifikasi lelang. Selain pembenahan lintasan atletik, pekerjaan juga mencakup perbaikan lapangan tenis yang berada di kawasan stadion.
Ferry mengatakan, lintasan atletik baru nantinya akan menggunakan material bersertifikat International Association of Athletics Federations (IAAF) dengan masa garansi selama lima tahun. Pemerintah Kota Semarang menargetkan seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah pada Oktober 2026.
“Juli, Agustus, September pengerjaan dan penyempurnaan. Saya optimistis nanti bisa digunakan dengan layak untuk Porprov dan menjadi kebanggaan warga Semarang,” kata Ferry.
Penulis : Christin
Editor : Yosep















