Pasar Dargo Semarang: Warisan Sejarah yang Menanti Napas Baru

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

berita sorotan Indonesia. com

SEMARANG – Dulu menjadi pusat perdagangan beras dan denyut nadi ekonomi Kota Semarang, kini Pasar Dargo terlihat redup. Gerbangnya masih kokoh berdiri, namun lorong-lorongnya sepi dan banyak kios terkunci rapat.

Aset bersejarah ini terancam meredup jika tidak segera mendapatkan sentuhan pembaruan.

Di balik deretan kios kosong, tersimpan potensi besar yang belum tergarap. Di tengah menjamurnya UMKM yang butuh tempat usaha strategis, Pasar Dargo bisa bertransformasi dari pasar tradisional biasa menjadi pusat ekonomi kreatif dan sentra usaha terpadu.

 

Revitalisasi tidak hanya soal memperbaiki bangunan, tapi juga menghidupkan kembali “ruh” pasar melalui aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.

Masyarakat dan pedagang menaruh harapan besar pada Pemerintah Kota Semarang. Beberapa langkah strategis yang bisa diwujudkan:

 

✅ Fasilitasi UMKM: Berikan sewa terjangkau atau bebas biaya awal agar pelaku usaha lokal mau mengisi kios kosong
✅ Perluas jenis usaha: Kembangkan menjadi sentra kuliner, kerajinan, batu mulia, hingga ruang kreatif anak muda
✅ Gelar acara rutin: Adakan festival budaya, bazar, atau pameran produk lokal untuk menarik pengunjung
✅ Terapkan digitalisasi: Bantu pedagang pakai sistem pembayaran digital dan jualan lewat platform daring.

Menghidupkan kembali Pasar Dargo butuh kerja sama semua pihak: dukungan pemerintah, kreativitas pelaku usaha, dan antusiasme masyarakat.

 

Dengan penataan yang tepat dan tetap menjaga nilai sejarahnya, pasar legendaris ini berpeluang besar kembali menjadi pusat ekonomi yang ramai dan modern di Semarang.

Baca Juga:  CHURATO HADIR DI SEMARANG! Camilan Unik Perpaduan Churros dan Kentang

Penulis : Chriz

Editor : Yosep

Sumber Berita: Liputan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Komisi A DPRD Kota Semarang Gelar Public Hearing Raperda Penguatan Toleransi, Pendidikan Pancasila, dan Wawasan Kebangsaan
Pembangunan Gedung 3 Lantai di Bongsari Diduga Langgar Aturan, Kontraktor Tak Tunjukkan Izin dan Pekerja Tanpa APD
Punya Izin Bangunan????,MH Kost Diduga Langgar Aturan: Fisik Tak Sesuai & Belum Ada Izin Usaha
Klarifikasi Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Terkait Pemberitaan Dugaan Pengancaman di Pasar Dargo
Liga Askot 2026 Resmi Digelar: Ajang Pembinaan dan Pencarian Bibit Emas Sepak Bola Usia Dini Kota Semarang
Pemkot Semarang Cairkan BOP RT Rp25 Juta per Tahun, Pengajuan Ditutup Akhir Juni 2026
Dari Aset Mati Menjadi Sumber Hidup: Mengubah Bangunan dan Lahan Terbengkalai Pemkot Semarang Jadi Ruang Kreatif dan Penggerak UMKM
Walikota Semarang Tutup Sementara GOR Tri Lomba Juang: Renovasi Lintasan Lari Standar Internasional
Berita ini 26 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:36 WIB

Komisi A DPRD Kota Semarang Gelar Public Hearing Raperda Penguatan Toleransi, Pendidikan Pancasila, dan Wawasan Kebangsaan

Senin, 29 Juni 2026 - 09:09 WIB

Pembangunan Gedung 3 Lantai di Bongsari Diduga Langgar Aturan, Kontraktor Tak Tunjukkan Izin dan Pekerja Tanpa APD

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:55 WIB

Punya Izin Bangunan????,MH Kost Diduga Langgar Aturan: Fisik Tak Sesuai & Belum Ada Izin Usaha

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:08 WIB

Klarifikasi Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Terkait Pemberitaan Dugaan Pengancaman di Pasar Dargo

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:54 WIB

Liga Askot 2026 Resmi Digelar: Ajang Pembinaan dan Pencarian Bibit Emas Sepak Bola Usia Dini Kota Semarang

Berita Terbaru