Sepi di Balik Riuh Jalan Parangkesit Raya: Nestapa Penjahit Jalanan Tlogosari Jelang Tahun Ajaran Baru

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Sorotan Indonesia.

​SEMARANG – Hiasan warna-warni benang dan deru mesin jahit manual yang khas biasanya menjadi penanda kesibukan luar biasa menjelang tahun ajaran baru sekolah. Namun, pemandangan berbeda justru terlihat di kawasan Jalan Parangkesit Raya, Tlogosari, Semarang. Tepat tujuh hari sebelum hari pertama masuk sekolah (H-7), lapak jasa jahit seragam pinggir jalan di wilayah ini masih sepi dari hiruk-pikuk pesanan.

​Lapak jahit jalanan yang biasanya menjadi penyelamat kilat bagi para orang tua untuk sekadar memasang badge (atribut) OSIS, menambal celana pramuka yang robek, atau mengecilkan seragam yang kelonggaran, kini tampak lengang.

​Jika pada tahun-tahun sebelumnya para penjahit jalanan ini harus lembur hingga larut malam demi mengejar tenggat waktu masuk sekolah, tahun ini suasananya justru berbanding terbalik.
​”Biasanya seminggu sebelum masuk sekolah itu seragam numpuk, Mas. Ada yang minta pasang badge buru-buru, motong celana kepanjangan, sampai benerin resleting. Tapi sekarang, seharian duduk kadang cuma satu-dua orang yang datang,” ujar salah satu penjahit, Joko, yang sehari-hari mangkal di emperan Jalan Parangkesit Raya.

Ia hanya bisa berharap mukjizat menjelang hari H masuk sekolah. Joko sangat merindukan riuhnya pesanan seperti tahun lalu, di mana tenaganya benar-benar dihargai oleh para orang tua yang membutuhkan jasa kilat.

Padahal, dari segi harga dan kecepatan, jasa jahit jalanan di Tlogosari ini sangat ramah di kantong. Ongkos ditarif antara 5.000 – 25.000, Para penjahit jalanan ini masih menaruh asa di sisa waktu yang ada. Mereka berharap, dalam beberapa hari ke depan—terutama mendekati H-3 hingga H-1 masuk sekolah—para orang tua yang melakukan persiapan “menit-menit akhir” (last minute) akan mulai berdatangan untuk memanfaatkan jasa mereka.

Baca Juga:  PNM DI DUGA MELAKUKAN LELANG TANPA SEPENGETAHUAN NASABAH

Bagi warga Tlogosari, Semarang, yang saat ini sedang sibuk mempersiapkan seragam putra-putrinya, lapak lapak penjahit di Jalan Parangkesit Raya siap menjadi solusi cepat. Menghidupkan asa penjahit jalanan seperti Pak Joko bukan sekadar tentang memperbaiki pakaian, melainkan tentang gotong royong menjaga urat nadi ekonomi kecil di sekitar kita agar tetap berputar.

Penulis : Sis

Editor : Yosep

Sumber Berita: Liputan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PNM DI DUGA MELAKUKAN LELANG TANPA SEPENGETAHUAN NASABAH
Komisi C DPRD Kota Semarang Evaluasi Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Semester I 2026, Tekankan Optimalisasi Program Daerah
Ketua DPRD Kota Semarang Tegaskan Komitmen Perkuat Perkoperasian melalui Peran Strategis Legislatif
Sisi Lain di Balik Mahalnya Jajanan Rest Area Tol: Tercekik Biaya Operasional Jutaan Rupiah
NurulShine Fashion Semarang Raih Juara 2 Modest Wear Competition di IHBF 2026
KEPALA DESA SIDOLUHUR BANTAH TUDUHAN: PERANGKAT DESA TAK TERIMA SAPI HIBAH ATAS NAMA WARGA
Jangan Tolak Petugas Sensus Ekonomi 2026 atau Bersiap Kehilangan Akses Program Pemerintah
Jelajah 1.300 Km Sekali Isi Ulang, LEPAS L8 Standar Baru SUV PHEV Generasi Terkini
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:49 WIB

PNM DI DUGA MELAKUKAN LELANG TANPA SEPENGETAHUAN NASABAH

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:03 WIB

Sepi di Balik Riuh Jalan Parangkesit Raya: Nestapa Penjahit Jalanan Tlogosari Jelang Tahun Ajaran Baru

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Komisi C DPRD Kota Semarang Evaluasi Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Semester I 2026, Tekankan Optimalisasi Program Daerah

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:16 WIB

Ketua DPRD Kota Semarang Tegaskan Komitmen Perkuat Perkoperasian melalui Peran Strategis Legislatif

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:10 WIB

Sisi Lain di Balik Mahalnya Jajanan Rest Area Tol: Tercekik Biaya Operasional Jutaan Rupiah

Berita Terbaru