Berita Sorotan Indonesia.
MALANG – Ada kabar yang bikin heboh sebentar soal penyaluran bantuan sapi hibah di Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Namun Kepala Desa setempat angkat bicara dan membantah tegas tuduhan yang menyebut ada perangkat desa menerima bantuan itu dengan mengatasnamakan warga lain.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Desa Sidoluhur, Mulyoko, saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu (27/6/2026). Menurutnya, mulai dari pencatatan sampai pembagian bantuan semuanya sudah berjalan sesuai aturan dan jalur resmi yang berlaku.
“Kami tegaskan: tidak benar ada perangkat desa yang dapat sapi hibah pakai nama warga. Tuduhan itu nggak cocok sama kenyataan yang ada,” ujarnya tegas.
Kalau ingin tahu lebih rinci soal kelompok penerimanya, Mulyoko menyarankan untuk bertanya langsung ke ketua kelompoknya. Ia juga menegaskan desa hanya bertugas memfasilitasi saja, bukan mengatur penyaluran sepenuhnya.
“Kami siap buka semua data kalau ada pemeriksaan dari instansi terkait. Bahkan dukung banget kalau bantuan ini diaudit biar makin jelas dan dipercaya warga. Tapi ingat ya, tuduhan yang belum ada buktinya jangan disebar jadi kabar yang bikin bingung! Kalau ada yang menyebar informasi salah, kami juga punya hak untuk menindaklanjuti secara hukum,” tambahnya dengan nada tegas tapi tetap santai.
Sementara itu, Ketua Kelompok Penerima Bantuan Ternak, Suhadi Mulyono, juga membenarkan jalannya penyaluran. “Selama ini sapi hibah yang kami terima sesuai dengan pengajuan kelompok, dan datanya jelas siapa saja yang berhak menerimanya,” jelasnya.
Sebagai latar belakang, kabar ini bermula dari informasi warga yang meminta namanya tidak disebutkan. Warga tersebut menduga ada penyalahgunaan nama, tapi sampai saat ini dugaannya itu belum disertai bukti yang bisa dicek kebenarannya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak instansi pemberi bantuan belum memberikan tanggapan resmi. Jadi, sampai ada keterangan resmi atau hasil pemeriksaan, kabar ini masih sebatas dugaan saja ya. Mari sama-sama menjaga asas praduga tak bersalah dan tidak langsung percaya begitu saja pada kabar yang belum jelas buktinya!
Penulis : Mahendra jatim
Editor : Yosep















