Jangan Tolak Petugas Sensus Ekonomi 2026 atau Bersiap Kehilangan Akses Program Pemerintah

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Sorotan Indonesia.

​SEMARANG – Badan Pusat Statistik (BPS) mengimbau keras agar seluruh lapisan masyarakat bersikap terbuka dan kooperatif dalam menerima kedatangan petugas Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Pasalnya, penolakan terhadap proses pendataan ini tidak hanya melanggar amanat undang-undang, tetapi juga berisiko membuat pelaku usaha kehilangan akses terhadap berbagai program dan bantuan strategis dari pemerintah.

​Wakil Kepala BPS, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, menegaskan bahwa pelaksanaan sensus ini merupakan mandat konstitusi yang wajib disukseskan bersama. Oleh karena itu, masyarakat tidak memiliki alasan untuk menghindar atau menolak kedatangan petugas.

​”Masyarakat tidak boleh menolak petugas sensus karena mereka bertugas sesuai amanat Undang-Undang. Kami juga menjamin 100 persen kerahasiaan data yang diberikan,” ujar Sonny tegas.

​Sasar Bisnis Rumahan hingga Pelaku Lapak Online
​Berbeda dengan sensus periode sebelumnya, Sensus Ekonomi kali ini akan jauh lebih mendalam. BPS akan menyisir seluruh unit usaha secara door-to-door alias dari rumah ke rumah demi mendapatkan potret ekonomi nasional yang akurat.

​Sektor digital yang tengah menjamur pun tak luput dari radar BPS. Pergeseran perilaku ekonomi masyarakat ke arah digital membuat pemerintah memperluas jangkauan pendataan hingga ke level keluarga.

Untuk mengantisipasi penipuan dan memberikan rasa aman bagi warga, BPS memastikan seluruh petugas lapangan yang diterjunkan telah dibekali dengan atribut resmi. Masyarakat diminta untuk memeriksa kelengkapannya sebelum memberikan data.

Dengan jaminan kerahasiaan data yang kuat, partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan arah kebijakan ekonomi Indonesia ke depan. Jadi, pastikan Anda menyambut petugas Sensus Ekonomi 2026 dengan data yang jujur demi kemajuan usaha Anda sendiri.

Baca Juga:  Geger! Sesosok Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Kawasan Jangli, Diduga Meninggal Karena Sakit

Penulis : Sis

Editor : Yosep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PNM DI DUGA MELAKUKAN LELANG TANPA SEPENGETAHUAN NASABAH
Sepi di Balik Riuh Jalan Parangkesit Raya: Nestapa Penjahit Jalanan Tlogosari Jelang Tahun Ajaran Baru
Komisi C DPRD Kota Semarang Evaluasi Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Semester I 2026, Tekankan Optimalisasi Program Daerah
Ketua DPRD Kota Semarang Tegaskan Komitmen Perkuat Perkoperasian melalui Peran Strategis Legislatif
Sisi Lain di Balik Mahalnya Jajanan Rest Area Tol: Tercekik Biaya Operasional Jutaan Rupiah
NurulShine Fashion Semarang Raih Juara 2 Modest Wear Competition di IHBF 2026
KEPALA DESA SIDOLUHUR BANTAH TUDUHAN: PERANGKAT DESA TAK TERIMA SAPI HIBAH ATAS NAMA WARGA
Jelajah 1.300 Km Sekali Isi Ulang, LEPAS L8 Standar Baru SUV PHEV Generasi Terkini
Berita ini 17 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:49 WIB

PNM DI DUGA MELAKUKAN LELANG TANPA SEPENGETAHUAN NASABAH

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:03 WIB

Sepi di Balik Riuh Jalan Parangkesit Raya: Nestapa Penjahit Jalanan Tlogosari Jelang Tahun Ajaran Baru

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Komisi C DPRD Kota Semarang Evaluasi Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Semester I 2026, Tekankan Optimalisasi Program Daerah

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:16 WIB

Ketua DPRD Kota Semarang Tegaskan Komitmen Perkuat Perkoperasian melalui Peran Strategis Legislatif

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:10 WIB

Sisi Lain di Balik Mahalnya Jajanan Rest Area Tol: Tercekik Biaya Operasional Jutaan Rupiah

Berita Terbaru