Musim Tahun Ajaran Baru, Tren Gadai Emas di Pegadaian Semarang Alami Kenaikan

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG — Pegadaian Kanwil Semarang mencatat adanya tren peningkatan aktivitas gadai emas secara harian (day-to-day) memasuki pertengahan tahun ini. Lonjakan tersebut dipicu oleh momentum tahun ajaran baru sekolah, di mana para orang tua berbondong-bondong memanfaatkan sifat likuiditas emas untuk mendapatkan dana segar demi memenuhi kebutuhan biaya pendidikan anak.

Deputi Operasional Pegadaian Kanwil Semarang, Andriansyah, membenarkan bahwa pergerakan bisnis gadai emas terus merangkak naik seiring dengan tingginya kebutuhan masyarakat menyambut tahun ajaran baru.

“Untuk gadai emas itu makin hari makin meningkat, ya. Sesuai dengan kebutuhan dari masyarakat juga, apalagi sekarang sudah mau masuk ke masa sekolah. Ada kebutuhan-kebutuhan, itu masyarakat bisa menitipkan emasnya di Pegadaian, kemudian mendapatkan dana segar,” ujar Andriansyah usai acara Media Gathering di Gade Resto Semarang, Rabu (17/06/2026).

Menurut Andriansyah, emas tetap menjadi primadona dan pilihan utama masyarakat dalam mencari dana darurat karena sifatnya yang sangat likuid. Prosesnya pun tergolong sangat instan; masyarakat cukup membawa emas ke kantor Pegadaian untuk ditaksir, dan hanya dalam waktu sekitar 15 menit, dana tunai sudah bisa dicairkan. Melalui skema gadai ini, para orang tua bisa memenuhi kebutuhan sekolah anak tanpa harus kehilangan aset mereka, karena emas dapat ditebus kembali setelah keuangan keluarga stabil.

Selain sebagai solusi dana cepat, tingginya minat masyarakat terhadap emas juga didorong oleh kesadaran bahwa komoditas ini merupakan instrumen investasi jangka panjang yang aman (safe haven) yang mampu melindungi nilai aset dari gejolak ekonomi global. ***

Baca Juga:  KEPALA DESA SIDOLUHUR BANTAH TUDUHAN: PERANGKAT DESA TAK TERIMA SAPI HIBAH ATAS NAMA WARGA

Penulis : Prast

Sumber Berita: Wawancara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PNM DI DUGA MELAKUKAN LELANG TANPA SEPENGETAHUAN NASABAH
Sepi di Balik Riuh Jalan Parangkesit Raya: Nestapa Penjahit Jalanan Tlogosari Jelang Tahun Ajaran Baru
Komisi C DPRD Kota Semarang Evaluasi Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Semester I 2026, Tekankan Optimalisasi Program Daerah
Ketua DPRD Kota Semarang Tegaskan Komitmen Perkuat Perkoperasian melalui Peran Strategis Legislatif
Sisi Lain di Balik Mahalnya Jajanan Rest Area Tol: Tercekik Biaya Operasional Jutaan Rupiah
NurulShine Fashion Semarang Raih Juara 2 Modest Wear Competition di IHBF 2026
KEPALA DESA SIDOLUHUR BANTAH TUDUHAN: PERANGKAT DESA TAK TERIMA SAPI HIBAH ATAS NAMA WARGA
Jangan Tolak Petugas Sensus Ekonomi 2026 atau Bersiap Kehilangan Akses Program Pemerintah
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:49 WIB

PNM DI DUGA MELAKUKAN LELANG TANPA SEPENGETAHUAN NASABAH

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:03 WIB

Sepi di Balik Riuh Jalan Parangkesit Raya: Nestapa Penjahit Jalanan Tlogosari Jelang Tahun Ajaran Baru

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:22 WIB

Komisi C DPRD Kota Semarang Evaluasi Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Semester I 2026, Tekankan Optimalisasi Program Daerah

Rabu, 1 Juli 2026 - 09:16 WIB

Ketua DPRD Kota Semarang Tegaskan Komitmen Perkuat Perkoperasian melalui Peran Strategis Legislatif

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:10 WIB

Sisi Lain di Balik Mahalnya Jajanan Rest Area Tol: Tercekik Biaya Operasional Jutaan Rupiah

Berita Terbaru