Berita Sorotan Indonesia.
SEMARANG – Lahan kosong di Jalan Mulawarman Raya RW 04, Kelurahan Pedalangan, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang, menjadi sasaran aksi bersih-bersih dalam momentum World Cleanup Day Indonesia 2026, Minggu (20/9/2026).
Lokasi yang sebelumnya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan sampah secara liar tersebut dibersihkan bersama oleh jajaran Polsek Banyumanik, pemerintah kecamatan, TNI, aparatur kelurahan, ASN, organisasi masyarakat hingga unsur kepemudaan.
Mengusung tema “Aksi Bersih Pemuda Pemudi Merdeka dari Sampah”, kegiatan dimulai sekitar pukul 12.30 WIB. Aksi tersebut tidak hanya menjadi kegiatan memperingati World Cleanup Day, tetapi sekaligus menjadi langkah bersama untuk mengembalikan kebersihan lingkungan yang terdampak kebiasaan membuang sampah sembarangan.
Sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya Plt. Camat Banyumanik Sri Martini, S.Sos., Kp., M.A., para lurah se-Kecamatan Banyumanik, anggota Polsek Banyumanik, personel Koramil 05 Banyumanik, ASN se-Kecamatan Banyumanik, LPMK serta Karang Taruna Kecamatan Banyumanik.
Kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan tersebut memperlihatkan dukungan terhadap gerakan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Personel tidak hanya hadir dalam kapasitas pengamanan, tetapi ikut terlibat dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

Kapolsek Banyumanik Kompol Hengky Prasetyo, S.H., M.H., menyampaikan bahwa persoalan kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Menurutnya, lingkungan yang bersih membutuhkan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan juga menjadi bagian penting agar lokasi yang telah dibersihkan tidak kembali menjadi titik pembuangan sampah liar.
Di bawah kepemimpinan Kompol Hengky Prasetyo, jajaran Polsek Banyumanik turut mendorong keterlibatan personel dalam kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Dukungan terhadap aksi kebersihan ini menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian bersama, sekaligus memperkuat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Aksi tersebut sekaligus membawa pesan bahwa penanganan persoalan sampah tidak cukup hanya dengan membersihkan tumpukan sampah yang sudah ada. Perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci agar kebersihan lingkungan dapat dipertahankan dalam jangka panjang.
Dengan semangat “Pemuda Pemudi Merdeka dari Sampah”, kegiatan di Jalan Mulawarman Raya tersebut diharapkan menjadi pemantik kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan mulai dari wilayah tempat tinggal masing-masing.
Sebab, setelah sampah diangkut dan lahan dibersihkan, tantangan berikutnya adalah memastikan lokasi tersebut tidak kembali menjadi tempat pembuangan sampah liar.
Penulis : Chriz
Editor : Yosep

















