Diduga Keracunan MBG di Semarang, Kepala BGN Temui Korban dan Pastikan Biaya Pengobatan Ditanggung

- Penulis

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Sorotan Indonesia.

SEMARANG – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mendatangi Rumah Sakit Permata Medika Kota Semarang untuk menjenguk para korban dugaan keracunan usai mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam kunjungannya, Sudaryono menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada para siswa, guru, serta keluarga yang terdampak.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah atas insiden yang menimpa ratusan penerima manfaat program MBG di Kota Semarang. Berdasarkan data sementara, sebanyak 693 siswa dan 14 guru dilaporkan mengalami keluhan kesehatan seperti pusing, mual, muntah, dan diare setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut.

Saat berada di rumah sakit, Sudaryono juga menjenguk sejumlah pasien, termasuk seorang siswi bernama Diandra beserta keluarganya. Ia menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung sepenuhnya oleh Badan Gizi Nasional hingga para pasien dinyatakan pulih.

Selain memastikan penanganan medis berjalan maksimal, Sudaryono menyampaikan penyesalan atas terjadinya peristiwa tersebut. Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis sejatinya bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, sehingga insiden ini menjadi evaluasi serius bagi seluruh pihak yang terlibat.

Sebagai langkah lanjutan, BGN memutuskan menghentikan sementara operasional SPPG Karangturi Semarang sambil menunggu hasil investigasi dan pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.

BGN juga berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar operasional prosedur (SOP) penyediaan dan distribusi makanan. Perbaikan akan difokuskan pada pengawasan kualitas bahan pangan, proses pengolahan, hingga penyajian makanan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Pemerintah menegaskan akan mengedepankan keselamatan penerima manfaat sebagai prioritas utama sekaligus memastikan program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan dengan standar keamanan pangan yang lebih ketat setelah hasil investigasi selesai.

Baca Juga:  Ratusan Warga Padati Bhakti Kesehatan Polrestabes Semarang Sambut Hari Bhayangkara ke-80 di Pasar Johar

Penulis : Chriz

Editor : Yosep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Respon Cepat Polsek Tugu Tangani Kebakaran Jerami di Perbatasan Karanganyar–Tugurejo, Penyebab Masih Diselidiki
Tragedi Laut di Perairan Madura, KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Empat Penumpang Tewas dan Ratusan Dievakuasi
Taruna Akpol Tewas di Area Kompleks AKPOL, Penyebab Kematian Masih Diselidiki Polisi
Kades Mlilir Bandungan Buka Suara Soal MMT Lembaga Aliansi Indonesia di Lahan Aset Desa: Tanpa Izin Kami!
Dentuman Dahsyat Guncang Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 1 Tewas, 2 Korban Masih Diduga Tertimbun
Terobos Palang Perlintasan, Motor Pembonceng Dua Bocah SD Tersambar KA, Satu Tewas
Karyawan PT Kraton Pertanyakan Kepesertaan BPJS, Diduga Pihak HRD Memberikan Informasi Tidak Benar
Ratusan Aliansi Mahasiswa Bekasi Blokade Jalan Depan DPRD: Sempat Memanas saat Ingin Terobos Komplek untuk Sampaikan 13 Tuntutan
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Respon Cepat Polsek Tugu Tangani Kebakaran Jerami di Perbatasan Karanganyar–Tugurejo, Penyebab Masih Diselidiki

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:08 WIB

Diduga Keracunan MBG di Semarang, Kepala BGN Temui Korban dan Pastikan Biaya Pengobatan Ditanggung

Senin, 3 Agustus 2026 - 10:36 WIB

Tragedi Laut di Perairan Madura, KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Empat Penumpang Tewas dan Ratusan Dievakuasi

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:48 WIB

Kades Mlilir Bandungan Buka Suara Soal MMT Lembaga Aliansi Indonesia di Lahan Aset Desa: Tanpa Izin Kami!

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:22 WIB

Dentuman Dahsyat Guncang Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 1 Tewas, 2 Korban Masih Diduga Tertimbun

Berita Terbaru