Berita Sorotan Indonesia
Semarang, 15 Juni 2026 – Aksi balap liar yang kerap meresahkan warga dan membahayakan keselamatan di sejumlah ruas jalan Kota Semarang dan sekitarnya terus menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
Dari berbagai razia yang digelar, ditemukan fakta bahwa sebagian besar pelakunya adalah anak di bawah umur dan remaja usia sekolah, sehingga peran serta pengawasan orang tua dinilai sebagai benteng paling efektif untuk mencegah kegiatan berisiko ini.
Kondisi di Lapangan
Dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026, Satlantas Polres Semarang dan Polrestabes Semarang baru-baru ini mengamankan 69 unit sepeda motor di kawasan Jalur Waduk Jragung, Candirejo, dan ruas jalan lurus di Semarang Timur yang sering dijadikan lokasi balap liar, terutama atara sore hingga dini hari di akhir pekan. Banyak pelaku berusaha melarikan diri atau bersembunyi saat petugas tiba, namun berhasil diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasat Lantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani menegaskan: “Penindakan polisi saja tidak cukup. Kunci pencegahan ada di tangan orang tua. Pastikan anak tahu keberadaannya, tidak diberi akses kendaraan tanpa izin, dan memahami risiko yang dihadapi”.
Mengapa Pengawasan Orang Tua Sangat Penting?
1. Cegah sejak rumah – Sebagian anak terlibat karena kurang perhatian, ingin mencari perhatian, atau ikut-ikutan teman. Komunikasi rutin mengurangi peluang mereka tergoda.
2. Batasi akses kendaraan – Banyak anak di bawah umur mengendarai motor tanpa SIM, surat-surat lengkap, maupun perlengkapan keselamatan. Orang tua wajib melarang pemberian kendaraan tanpa pengawasan.
3. Pantau waktu dan aktivitas – Jam paling rawan adalah pukul 21.00–03.00 WIB. Pastikan anak pulang tepat waktu dan tahu dengan siapa mereka berkegiatan .
4. Sampaikan risiko nyata – Balap liar berisiko kecelakaan parah, cacat tetap, bahkan meninggal dunia. Selain itu, ada konsekuensi hukum berupa penyitaan kendaraan, denda, hingga pembinaan kepolisian.
Langkah Nyata yang Bisa Dilakukan
– Bangun kepercayaan dan komunikasi terbuka setiap hari
– Ketahui lingkaran pertemanan dan tempat berkumpul anak
– Arahkan ke kegiatan positif: olahraga resmi, karang taruna, komunitas sepeda motor aman di Sirkuit Mijen
– Segera hubungi polisi di nomor 110 jika melihat anak terlibat atau lokasi kerap dipakai balap liar
Kutipan
“Sinergi polisi, sekolah, tokoh masyarakat, dan orang tua adalah solusi terbaik. Jangan sampai kecelakaan atau masalah hukum terjadi baru disesali.” — Kombes Pol M. Syahduddi, Kapolrestabes Semarang.
Penulis : Vedrian
Editor : Yosep















