Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah ketika anak-anak diberi kesempatan mengenakan seragam pemadam kebakaran lengkap dengan helm pelindung. Tingkah lucu mereka pun mengundang gelak tawa. Ada yang tampil percaya diri layaknya petugas pemadam sungguhan,
keceriaan semakin bertambah saat anak-anak diajak menaiki mobil pemadam kebakaran.
Kendaraan tersebut berkeliling secara perlahan dari depan kantor Damkar hingga kawasan Jalan Arteri sebelum kembali ke titik awal. Setiap kali sirine dibunyikan, sorak-sorai kegembiraan langsung terdengar dari dalam mobil.
Tak hanya bermain, anak-anak juga mendapatkan edukasi langsung mengenai tugas dan peran pemadam kebakaran.
Dalam sesi praktik, mereka diajarkan cara memadamkan api menggunakan selang pemadam untuk menyemprot tong yang telah disiapkan sebagai simulasi kebakaran.
Dengan wajah serius namun tetap penuh semangat, anak-anak bergantian memegang selang dan mencoba mengarahkan semprotan air ke sumber api.
Aktivitas ini menjadi pengalaman baru yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menambah pengetahuan tentang keselamatan kebakaran.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi yang paling ditunggu. Mengenakan jas hujan warna-warni, anak-anak diajak bermain air bersama petugas Damkar. Anak-anak tampak melompat, berlari, dan tertawa riang meski basah kuyup.
Di sela kegiatan, Pendiri Rumah Pintar ABK Efata, Windy Aryadewi, S.H., menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai bahaya kebakaran sejak dini.
“Saya berharap melalui kegiatan ini anak-anak berkebutuhan khusus dapat memahami bahaya api. Karena jika lalai, api yang kecil sekalipun bisa menyebabkan kebakaran besar,” ujarnya.
<!–nextpage–>
Selain itu, Windy juga berharap anak-anak dapat memahami beratnya tugas para petugas pemadam kebakaran yang setiap hari bertaruh tenaga dan keselamatan untuk melindungi masyarakat.
“Mereka melihat langsung bagaimana petugas memakai perlengkapan yang berat, membawa selang, dan menghadapi api. Mudah-mudahan anak-anak menjadi lebih menghargai tugas pemadam kebakaran sekaligus mengingat pesan-pesan keselamatan yang diberikan,” katanya.
Kegiatan outing class ini menjadi bukti bahwa proses belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas.
Selain mendapatkan pengetahuan baru tentang pencegahan kebakaran, anak-anak Rumah Pintar ABK Efata juga membawa pulang pengalaman berharga, keceriaan, dan kenangan yang akan selalu mereka ingat.
Penulis : Chriz
Editor : Yosep
Sumber Berita: Liputan Damkar
Halaman : 1 2















