Outing Class Penuh Tawa, Anak-anak dari Rumah Pintar Anak Berkebutuhan Khusus Efata Semarang Belajar Jadi Damkar Sehari

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah ketika anak-anak diberi kesempatan mengenakan seragam pemadam kebakaran lengkap dengan helm pelindung. Tingkah lucu mereka pun mengundang gelak tawa. Ada yang tampil percaya diri layaknya petugas pemadam sungguhan,
keceriaan semakin bertambah saat anak-anak diajak menaiki mobil pemadam kebakaran.

 

Kendaraan tersebut berkeliling secara perlahan dari depan kantor Damkar hingga kawasan Jalan Arteri sebelum kembali ke titik awal. Setiap kali sirine dibunyikan, sorak-sorai kegembiraan langsung terdengar dari dalam mobil.

 

Tak hanya bermain, anak-anak juga mendapatkan edukasi langsung mengenai tugas dan peran pemadam kebakaran.

 

Dalam sesi praktik, mereka diajarkan cara memadamkan api menggunakan selang pemadam untuk menyemprot tong yang telah disiapkan sebagai simulasi kebakaran.

 

Dengan wajah serius namun tetap penuh semangat, anak-anak bergantian memegang selang dan mencoba mengarahkan semprotan air ke sumber api.

 

Aktivitas ini menjadi pengalaman baru yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menambah pengetahuan tentang keselamatan kebakaran.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi yang paling ditunggu. Mengenakan jas hujan warna-warni, anak-anak diajak bermain air bersama petugas Damkar. Anak-anak tampak melompat, berlari, dan tertawa riang meski basah kuyup.

 

Di sela kegiatan, Pendiri Rumah Pintar ABK Efata, Windy Aryadewi, S.H., menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai bahaya kebakaran sejak dini.
“Saya berharap melalui kegiatan ini anak-anak berkebutuhan khusus dapat memahami bahaya api. Karena jika lalai, api yang kecil sekalipun bisa menyebabkan kebakaran besar,” ujarnya.

<!–nextpage–>

Selain itu, Windy juga berharap anak-anak dapat memahami beratnya tugas para petugas pemadam kebakaran yang setiap hari bertaruh tenaga dan keselamatan untuk melindungi masyarakat.
“Mereka melihat langsung bagaimana petugas memakai perlengkapan yang berat, membawa selang, dan menghadapi api. Mudah-mudahan anak-anak menjadi lebih menghargai tugas pemadam kebakaran sekaligus mengingat pesan-pesan keselamatan yang diberikan,” katanya.

Baca Juga:  23 Motor Digelapkan Mahasiswa, Dikembalikan Polisi Tanpa Biaya

 

Kegiatan outing class ini menjadi bukti bahwa proses belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas.

 

Selain mendapatkan pengetahuan baru tentang pencegahan kebakaran, anak-anak Rumah Pintar ABK Efata juga membawa pulang pengalaman berharga, keceriaan, dan kenangan yang akan selalu mereka ingat.

Penulis : Chriz

Editor : Yosep

Sumber Berita: Liputan Damkar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KASUS PERUNDUNGAN DAN KEKERASAN TERHADAP SISWA SMP DI SEMARANG NAIK KE TAHAP PENYIDIKAN POLISI
Berita ini 62 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:30 WIB

KASUS PERUNDUNGAN DAN KEKERASAN TERHADAP SISWA SMP DI SEMARANG NAIK KE TAHAP PENYIDIKAN POLISI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:30 WIB

Outing Class Penuh Tawa, Anak-anak dari Rumah Pintar Anak Berkebutuhan Khusus Efata Semarang Belajar Jadi Damkar Sehari

Berita Terbaru