Berita Sorotan Indonesia.
SALATIGA — Kondisi lalu lintas di perempatan Salib Putih, Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, dikeluhkan pengguna jalan karena semakin tidak nyaman dan rawan kecelakaan. Volume kendaraan yang terus meningkat tajam tidak diimbangi dengan penataan jalan yang memadai, menyusul penutupan salah satu jalur yang sudah berlangsung selama dua tahun terakhir.
Keluhan tersebut salah satunya disuarakan oleh Suyoto, seorang pengemudi asal Kopeng yang setiap hari melintasi jalur tersebut. Menurutnya, penutupan jalur yang dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan ini menjadi pemicu utama kesemrawutan di titik tersebut.
”Setiap hari lewat sini rasanya waswas. Kendaraan makin padat, tapi jalur malah ditutup dan dialihkan. Ini sudah berjalan dua tahun, harusnya sudah mendapat perhatian serius dan penanganan dari pemerintah,” ujar Suyoto saat menyampaikan keluhannya kepada awak media.
Perempatan Salib Putih merupakan salah satu urat nadi transportasi yang menghubungkan Kota Salatiga, kawasan wisata Kopeng (Kabupaten Semarang), hingga wilayah Magelang. Peningkatan volume kendaraan, baik truk muatan berat, bus pariwisata, maupun kendaraan pribadi, membuat kawasan ini kerap mengalami penumpukan.
Kondisi ini diperparah oleh kontur jalan yang menanjak dan menurun tajam di sekitar lokasi. Penutupan salah satu lajur memaksa terjadinya penyempitan jalan (bottleneck), yang sering kali memicu kemacetan panjang hingga membahayakan keselamatan pengendara akibat rem blong atau senggolan antar-kendaraan.
Masyarakat dan para pengguna jalan berharap pemerintah daerah maupun dinas terkait tidak menutup mata terhadap kondisi yang sudah berlangsung selama 24 bulan ini. Evaluasi rekayasa lalu lintas dan pembukaan kembali jalur yang ditutup dinilai menjadi solusi mendesak guna mengurai benang kusut di perempatan Salib Putih.
Hingga berita ini diturunkan, pengguna jalan diimbau untuk ekstra waspada dan menjaga jarak aman saat melintasi kawasan perempatan Salib Putih, terutama pada jam-jam sibuk dan saat cuaca hujan.
Penulis : Karimun
Editor : Yosep
Sumber Berita: Liputan















