Berita Sorotan Indonesia.
SEMARANG – Menandai momen krusial dalam memerangi peredaran gelap narkotika, Walikota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan pesan mendalam sekaligus ajakan bergerak bersama kepada seluruh elemen masyarakat dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI).
Dalam pernyataan resminya, Agustina mengingatkan kembali akan dampak fatal yang dibawa oleh barang haram tersebut.
Menurutnya, ancaman narkoba bukan sekadar urusan penurunan kondisi fisik, melainkan sebuah tragedi kemanusiaan yang lebih masif.
”Narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga merenggut masa depan, memutus harapan, dan menghancurkan keluarga,” tegas Agustina Wilujeng.
Menyadari bahwa kelompok usia produktif menjadi sasaran paling rentan, Walikota Semarang menaruh perhatian khusus kepada para pemuda. Beliau menekankan pentingnya membentengi diri dengan mengalihkan energi ke arah yang lebih produktif dan kompetitif.
”Pada Hari Anti Narkotika Internasional ini, saya mengajak seluruh warga Kota Semarang, khususnya generasi muda, untuk berani berkata tidak pada narkoba,” ujarnya.
Ia juga mendorong agar ekosistem kota ramah terhadap kreativitas anak muda, sehingga waktu luang mereka dapat terisi oleh aktivitas yang memicu lahirnya inovasi dan prestasi, bukan pelarian semu. “Isi hari-hari kita dengan kegiatan yang positif, prestasi, kreativitas, dan semangat untuk meraih cita-cita,” tambahnya.
Di akhir pesannya, Walikota perempuan ini menggarisbawahi bahwa komitmen pembersihan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum, melainkan butuh kepekaan sosial antarwarga (saling jaga dan saling peduli). Lingkungan yang sehat akan otomatis mempersempit ruang gerak peredaran narkotika.
”Mari kita jaga lingkungan, saling peduli, dan bersama-sama menciptakan Kota Semarang yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Karena masa depan kota ini terlalu berharga untuk dirusak oleh narkoba,” pungkas Agustina Wilujeng menutup seruannya.
Melalui momentum HANI ini, Pemerintah Kota Semarang berkomitmen untuk terus bersinergi dengan BNN dan berbagai komunitas lokal demi memastikan Kota Atlas tetap menjadi tempat yang aman, produktif, dan bersinar tanpa narkoba.
Penulis : Sis
Editor : Yosep















