Karyawan PT Kraton Pertanyakan Kepesertaan BPJS, Diduga Pihak HRD Memberikan Informasi Tidak Benar

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, 18 Juni 2026 – Sejumlah karyawan PT Kraton mengeklaim belum terdaftar sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), meskipun pihak manajemen melalui divisi Human Resources Development (HRD) sebelumnya menyatakan proses pendaftaran telah selesai.

Berdasarkan keterangan para pekerja, mereka telah berulang kali menanyakan status kepesertaan BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan kepada perusahaan. Namun, saat mengecek secara mandiri, mereka menemukan bahwa nama mereka belum terdaftar sebagai peserta aktif.

Para pekerja menilai kondisi ini merugikan lantaran jaminan sosial merupakan hak normatif yang wajib diberikan perusahaan kepada setiap pekerja, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Kami mendapat informasi dari HRD bahwa [kami] sudah didaftarkan ke BPJS, tetapi setelah dicek ternyata belum. Kami berharap perusahaan segera memberikan penjelasan dan memenuhi kewajibannya,” ujar seorang pekerja yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Melalui rilis ini, karyawan mendesak manajemen PT Kraton untuk memberikan klarifikasi secara terbuka mengenai status kepesertaan BPJS seluruh karyawan. Mereka juga menuntut perusahaan agar segera mendaftarkan pekerja yang haknya belum terpenuhi.

Selain itu, para pekerja berharap instansi terkait, seperti Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) dan pihak BPJS, segera turun tangan melakukan pemeriksaan guna memastikan pemenuhan hak-hak buruh.

Hingga siaran pers ini dikirimkan, pihak PT Kraton belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. ***

Baca Juga:  Menahun Tanpa Solusi, Perempatan Salib Putih Salatiga Kian Semrawut dan Rawan Kecelakaan

Penulis : D. Siahaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Dentuman Dahsyat Guncang Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 1 Tewas, 2 Korban Masih Diduga Tertimbun
Terobos Palang Perlintasan, Motor Pembonceng Dua Bocah SD Tersambar KA, Satu Tewas
Hak Jawab Basuki: Pembangunan MH Kost Diklaim Telah Sesuai Aturan dan Mengantongi Izin Resmi
Jelang RAC 2026, DPC PERADI Ungaran Gelar Pra-RAC IV untuk Serap Aspirasi Anggota
Senin Besok, Gabungan 10 Organisasi akan Kepung DPRD Sumut Suarakan 12 Tuntutan
Ratusan Aliansi Mahasiswa Bekasi Blokade Jalan Depan DPRD: Sempat Memanas saat Ingin Terobos Komplek untuk Sampaikan 13 Tuntutan
Menahun Tanpa Solusi, Perempatan Salib Putih Salatiga Kian Semrawut dan Rawan Kecelakaan
Kronologi Tragedi Posong: Nekat Nyalakan Tungku di Dalam Tenda, Satu Keluarga Meninggal Lemas
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:22 WIB

Dentuman Dahsyat Guncang Rumah Mewah di Grand Polonia Medan, 1 Tewas, 2 Korban Masih Diduga Tertimbun

Senin, 20 Juli 2026 - 16:24 WIB

Terobos Palang Perlintasan, Motor Pembonceng Dua Bocah SD Tersambar KA, Satu Tewas

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:32 WIB

Hak Jawab Basuki: Pembangunan MH Kost Diklaim Telah Sesuai Aturan dan Mengantongi Izin Resmi

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:49 WIB

Jelang RAC 2026, DPC PERADI Ungaran Gelar Pra-RAC IV untuk Serap Aspirasi Anggota

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:29 WIB

Senin Besok, Gabungan 10 Organisasi akan Kepung DPRD Sumut Suarakan 12 Tuntutan

Berita Terbaru