Sensus Ekonomi 2026 Dimulai 15 Juni, BPS Imbau Masyarakat Berikan Data Jujur dan Lengkap

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Sorotan Indonesia

Semarang, 15 Juni 2026 – Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia secara resmi melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan pengumpulan data ini berlangsung mulai tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Sensus Ekonomi merupakan kegiatan pengumpulan data skala nasional yang diselenggarakan setiap 10 tahun sekali untuk menggambarkan kondisi riil perekonomian Indonesia secara menyeluruh. Melalui kegiatan ini, BPS akan menjaring informasi mengenai berbagai sektor usaha, mulai dari usaha rumah tangga, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga pelaku usaha berskala besar di berbagai wilayah.

Dalam keterangannya, Kepala BPS mengimbau seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk menyambut kedatangan petugas resmi BPS serta memberikan jawaban yang sebenar-benarnya, akurat, dan lengkap. Data yang disampaikan akan dijamin kerahasiaannya dan dilindungi sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku, sehingga hanya akan digunakan untuk kepentingan statistik dan tidak dapat dijadikan dasar untuk keperluan perpajakan maupun administrasi hukum lainnya.

Petugas yang bertugas dilengkapi dengan identitas resmi, seragam khas, serta perangkat pengumpul data digital. Masyarakat juga diminta menyiapkan dokumen pendukung seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) guna mempermudah proses wawancara.

Hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya menjadi dasar penyusunan kebijakan ekonomi nasional, pengembangan dunia usaha dan UMKM, pemetaan potensi ekonomi daerah, serta perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. Data ini juga menjadi acuan untuk memprediksi arah perekonomian Indonesia di masa depan.

“Partisipasi aktif masyarakat adalah kunci keberhasilan sensus ini. Data yang akurat akan melahirkan kebijakan yang tepat, sehingga mendorong perekonomian yang semakin kuat dan membawa Indonesia terus maju,” tutup pernyataan BPS.

Baca Juga:  John L. Situmorang, S.H., M.H. Heran atas Penetapan Tersangka Kliennya, Desak Kapolda Jateng Evaluasi Kinerja Ditres PPA dan PPO

Penulis : Vedrian

Editor : Yosep

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Hermawan Tri Handoyo Resmi Pimpin YPBNN Jawa Tengah, Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba
John L. Situmorang, S.H., M.H. Heran atas Penetapan Tersangka Kliennya, Desak Kapolda Jateng Evaluasi Kinerja Ditres PPA dan PPO
Siti Keluhkan Surat Pengalaman Kerja, PT Glory Bantah Menahan, Dugaan Keterlibatan MAA Perlu Diklarifikasi
Diduga Ada Aktivitas Ilegal Menggunakan Alat Berat di Jahawei, Seberang Desa Dahian Tunggal
Kongres AWPI II Bergeser ke Jakarta, DPP Siapkan Kongres Nasional Sekaligus UKW
EFATA Semarang Buktikan Anak BERKEBUTUHAN KHUSUS Bisa Jadi Penggerak SENI ANGKLUNG NUSANTARA
ECA Creative Education Inspirasi DWP DPMPTSP Jateng
Unisbank Pelepasan Dan Pembekalan Mahasiswa Magang Di Taiwan
Berita ini 20 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:29 WIB

Hermawan Tri Handoyo Resmi Pimpin YPBNN Jawa Tengah, Perkuat Upaya Pencegahan Narkoba

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:23 WIB

John L. Situmorang, S.H., M.H. Heran atas Penetapan Tersangka Kliennya, Desak Kapolda Jateng Evaluasi Kinerja Ditres PPA dan PPO

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Siti Keluhkan Surat Pengalaman Kerja, PT Glory Bantah Menahan, Dugaan Keterlibatan MAA Perlu Diklarifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 18:24 WIB

Kongres AWPI II Bergeser ke Jakarta, DPP Siapkan Kongres Nasional Sekaligus UKW

Minggu, 20 September 2026 - 18:39 WIB

EFATA Semarang Buktikan Anak BERKEBUTUHAN KHUSUS Bisa Jadi Penggerak SENI ANGKLUNG NUSANTARA

Berita Terbaru